Fungsionalisme Amerika
Fungsionalisme Amerika
Fungsionalisme ini berkembang di Amerika
Fungsionalisme tidak hanya melihat konten dari
suatu mind, tetapi juga melihat fungsinya.
A. Awal Perkembangan Psikologi
di Amerika
Perkembangan
psikologi di Amerika ini terdiri atas beberapa tahapan yaitu :
1. Tahap Pertama (disebut
juga masa Filsafat Moral dan Mental)
·
Tahapan ini terjadi dari tahun 1640 hingga 1776.
·
Di tahapan ini psikologi memasukkan topuk seperti
etika, keilahian, dan filsafat.
·
Pada periode ini "Pencerahan Amerika"
dimulai
2. Tahap kedua (disebut juga
masa Filsafat Intelektual)
·
Tahapan ini terjadi pada tahun 1776 hingga 1886
·
Pada periode ini psikologi menjadi ilmu terpisah di
Amerika yang dimana sebagian besar dibawah pengaruh filsafat akal sehat
Skotlandia.
·
Periode ini mempresentasikan masa transisi ketika
psikologi meninggalkan ranah filsafat dan teologi dan menjadi disiplin ilmu
yang terpisah.
3. Tahap Ketiga (Disebut juga
masa Renaisans Amerika Serikat)
·
Terjadi pada tahun 1886 hingga 1896
·
Selama periode kebangkitan Amerika ini, psikologi
terbebas dari agama dan filsafat
·
Tahun 1887 terbit jurnal pertama psikologi Amerika
4. Tahap ke empat (disebut
juga tahap Fungsionalisme Amerika Serikat)
·
Tahapan ini terjadi pada tahun 1896 dan masih
berlangsung hingga hari ini
·
Selama tahap fungsionalisme AS, sains, perhatian
pada kepraktisan, penekanan pada individu, dan teori evolusi digabungkan ke
dalam sekolah fungsionalisme.
B. Karakteristik
Fungsionalisme
Ada
beberapa karakteristik terkait fungsionalisme ini, yaitu :
1. Kaum fungsionalis menentang
apa yang mereka anggap sebagai pencarian streil untuk elemen-elemen kesadaran
2. Fungsionalis ingin memahami
pikiran daripada memberikan deskripsi statis tentang isinya
3. Para fungsionalis ingin
psikologi menjadi sebuah ilmu praktis
4. Para fungsionalis mendesak
perluasan psikologi untuk memasukkan penelitian terkait hewan, anak-anak, dan
manusia abnormal
5. Para fungsionalis berminat
dalam hal proses mental dan perlilaku yang mengarah langsung ke perhatian
dengan motivasi
6. Para fungsionalis menerima
proses mental dan perilaku sebagai materi pelajaran yang sah untuk psikologi
7. Para fungsionalis lebih
tertarik pada apa yang membuat suatu organisme berbeda
8. Para fungsionalis umumnya
dipengaruhi oleh William James
C. William James (1842-1910)
- Jame merupakan tokoh yang menentang mereka
yang sibuk mencari elemen pemikiran yang menurutnya :
- Hal tersebut bersifat
pribadi
- Kesadaran berlangsung
secara terus menerus
- Kesadaran juga terus
berubah
- Kesadaran itu adalah
sesuatu yang selektif
- James percaya bahwa pengalaman dapat mengubah
perilaku. James juga membadi diri empiris menjadi 3 komponen, yaitu :
- Diri material
- Diri sosial
- Diri spiritual
- Dalam psikologi, James membantu teori evolusi
psikologi dengan menunjukkan penyimpangan besar dari psikologi murni, baik
voluntarisme maupun strukturalisme
D. Hugo Münsterberg
(1863–1916)
- Münsterberg dikenal sebagai bapak psikologi
industri
- Münsterberg mengkritik pragmatismes karena
menurutnya itu hanya akan mempersempit ruang lingkup psikologi.
- Ia memiliki peran di psikologi terapan.
Adapun
psikologi terapan Münsterberg :
- Psikologi klinis
- Psikologi forensik
- Psikologi industri
E. Granville Stanley Hall
(1844-1924)
Hall
mendirikan jurnal AS pertama yang ditujukan untuk masalah psikologis yaitu
"Jurnal Psikologi Amerika"
- Presiden Univeristas Clark
- Pada tahun 1888, Hall
menjadi presiden pertama di universitas Clark
- Pada 8 Juli 1892,
Hall mengundang 26 psikolog ternama di Amerika Serikat dan mendirikan APA
- Hall juga merupakan
presiden pertama APA (American Psychological Association)
- Teori Rekapitulasi
Teori
ini terkait dengan evolusi yang dimana ia percaya bahwa setiap individu dalam
hidupnya menghidupkan kembali semua tahap evolusi spesies manusia.
Adapun
tiga perhatian rekapitulasi :
- Masa ramaja adalah masa kritis dalam
perkembangan alat reproduksi wanita
- Remaja lelaki membutuhkan kebebasan untuk
terlibat dalam ekspresi katarsis dari implus biadabnya
- Diferensiasi seksual alami selama masa remaja
adalah dasar ketertarikan di kemudia hari antara kedua jenis kelamin
Hall
juga merupakan pelopor psikologi rentang hidup serta perpanjangan dari apa yang
dia mulai di Masa remaja.
F. Fungsionalisme di
Universitas Chicago
1. John Dewey (1859-1952)
Dewey
mengkritik tentang analisis perilaku daam istilah refleks, adapun kritikan nya
adalah :
- Derwey menyampaikan bahwa ia membagi elemen
refleks menjadi proses sensorik, proses otak, dan respon motorik untuk
analisis
- Dewey mengklaim bahwa ada aliran perilaku sama
seperti aliran kesadaran
- Menurut nya, cara terbaik untuk mempelajari
sesuatu adalah dengan melakukannya
- Dewey percaya bahwa pendidikan harus
memfasilitasi kecerdasan kreatif dan mempersiapkan anak-anak untuk hidup
secara efektif dalam masyarakat yang kompleks
2. James Rowland Angell
(1869-1949)
Dalam
pidatonya sebagai Presiden APA, ia menyampaikan tiga poin utama, yaitu :
- Psikologi fungsional lebih tertatik pada
operasi mental dibandingkan elemen sadar
- Proses mental menengahi antara kebutuhan
organisme dan kebutuhan
- Pikiran dan tubuh tidak dapat dipisahkan
3. Harvey Carr ( 1873–1954)
Inti
dari psikologi Carr adalah tindakan adiktif yang memiliki 3 komponen yaitu :
- Motif yang bertindak sebagai stimulus untuk
perilaku
- Pengaturan lingkungan atau situasi organisme
- Respon yang memuaskan motif
Heidbreder
membagi gerakan fungsionalistik menjadi tiga fase: "dimulainya oleh Dewey,
perkembangannya di bawah kepemimpinan Angell, dan pelestariannya sebagai
pengaruh yang pasti oleh Carr.”
G. Fungsionalisme di
Universitas Columbia
Ciri
aliran ini adalah kebebasannya meneliti tingkah laku yang dianggap sebagai
kesatuan yang tak dapat dipisahkan dan psikologi tak perlu bersifat
deskriptif
karena yang penting adalah korelasi tingkah laku dengan tingkah laku lain.
1. James McKeen Cattell
(1860–1944)
Catell
merupakan tokoh yang berhasil menciptakan alat pengukur kapasitas individu atau
yang dikenal dengan psikotest.
Adapun
pandangan Catell terhadap Fungsionalisme :
- Fungsionalisme tidak perlu menganut paham
dualisme karena manusia dianggap sebagai keseluruhan yang merupakan suatu
kesatuan.
- Fungsionalisme tidak perlu deskriptif dalam
mempelajari
tingkahlaku,
karena yang penting adalah fungsi tingkah laku.Sehingga yang harus dipelajari
adalah hubungan (korelasi) antara satu tingkah laku dengan tingkah laku lainnya
2. Edward Lee Thorndike
(1874–1949)
Menurut
Thorndike dasar proses belajar adalah asosiasi.
Thorndike
mengemukakan beberapa hukum, yaitu :
- The law of effect
Hukum
ini menyatakan bahwa intensitas hubungan antara stimulus dan respon akan
meningkat jika mengalami keadaan yang menyenangkan,sebaliknya akanmelemah jika
keadaan tak menyenangkan.
- The law of exercise atau the law of use and
disuse
Merupakan
hukum bahwa stimulus respons dapat timbul atau didorong dengan latihan
berulang-ulang.
3. Robert Sessions Woodworth
(1869–1962)
·
Menurut Woodworth hal yang mendasari tingkah laku
adalah motivasi.
·
Woodworth sering disebut sebagai tokoh yang
mempelopori ilmu tentang motif (Motivologi)
Annisa Melati
Putri Wijaya
2110322021 /
Psikologi B
Komentar
Posting Komentar