Behaviourisme

 Behaviorism

 

Behaviourisme lebih mempelajari perilaku atau tindakan yang tampak.

 

A.    Latar Belakang Behaviorisme

·        Di Rusia, sebelum berkembangnya behaviorisme, Psikologi Objektif sudahlebih dulu berkembang. Psikologi objektif adalah psikologi yang lebih mendalami hal-hal yang dapat diukur secara langsung.

·        Selain kecenderungan studi objektif mengenai tingkah laku manusia dalam psikologi, keberhasilan penelitian pada hewan juga merupakan salah satu hal yang memberikan pengaruh terhadap perkembangan behaviorisme.

 

B.    Psikologi Objektif Rusia

Para tokoh disini melihat bahwa perilaku itu sebagai respon yang muncul karena adanya stimulus.  Respon ini bersifat refleks yang memang sudah ada dalam tubuh manusia dan manusia mempunyai kemampuan untuk menghambat refleks tersebut.

1.      Ivan M.Sechenov (1829-1905)

Sechenov merupakan tokoh yang dikenal sebagai pendiri psikologi objektif rusia. Sechenov ini berpendapat bahwa psikologi itu harus dipelajari dengan menggunakan metode fisiologi. Dalam hal refleks, Schenov mencoba menjelaskan terkait semua perilaku dalam menghambat refleks.

2.      Ivan Patrovich Pavlov (1849-1936)

Seiring dengan Schenov, Pavlov setuju bahwa psikologi itu harus dipelajari dengan metode psikologi. Pavlov juga mengembangkan sebuah teori, yaitu teori regulasi stimulus untuk mencapai respons yang dinginkan melalui hubungan antara stimulus asli dan buatan. Teori ini sering disebut dengan "kondisionalisme klasik"

3.      Vladimir M. Bechterev (1857-1927)

Bechterev merupakan tokoh pertama yang mendirikan labor psikologi di Rusia. Ia juga menemukan refleksi terkondisi, namun dengan mempelajari perilaku terbuka, ia yakin bahwa teknik yang ia punya lebih unggul dari Pavlov. Jika Pavlov fokus ke refleks kelenjar, Bechterev fokus pada refleks tulang.

 

C.    John Broadus Watson (1878–1958)

Watson mengawali dunia psikologi dengan belajar tentang empirisme Inggris.

Psikologi sebagai behaviorisme meandang perilaku adalah cabang eksperimental murni ilmu alam. Menurut watson ada 4 jenis perilaku, yaitu :

  • Eksplisit (terbuka) = perilaku yang dipelajari seperti bicara, menulis, dsb
  • Implisit (tersembunyi) = perilaku yang dipelajari seperti peningkatan detak jantung karena panik
  • Perliku tidak dipelajari eksplisit seperti menggenggam, berkedip, dsb
  • Perilaku tidak dipelajari implisit, seperti sekresi.

Pandangan Watson tentang psikologi memiliki dua efek jangka panjang. Pertama, dia mengubah tujuan utama psikologi dari deskripsi dan penjelasan keadaan kesadaran menjadi prediksi dan kontrol perilaku. Kedua, ia menjadikan perilaku terbuka sebagai pokok bahasan psikologi yang hampir eksklusif.

 

D.    William Mcdougall (1871-1938)

1.      Definisi psikologi menurut William Mcdougall

Mcdougall mendefinisikan psikologi sebagai ilmu perilaku. Di dalam bukunya, ia menjelaskan bahwa psikologi tidak boleh menganggap deskkriptif instropektif tentang aliran kesadaran sebagai keseluruhan tugasnya.

2.      Purposive Behavior

McDougall mempelajari perilaku bertujuan, yang berbeda dari perilaku refleksif dengan cara berikut  :

  • purposive behavior bersifat spontan
  • Jika tidak ada rangsangan lingkungan, hal itu akan bertahan untuk waktu yang relatif lama
  • Bervariasi
  • purposive behavior berakhir Ketika tujuan terpenuhi
  • purposive behavior menjadi lebih efektif dengan Latihan

Menurut Mcdougall, setiap behavioris yang mengabaikan sifat "Purposive Behavior" itu kehilangan aspek terpentingnya

3.      Pentingnya Naluri

Menurut Mcdougall, naluri adalah sebuah disposisi psiko-fisik bawaan atau bawaan yang menentukan pemiliknya untuk melihat dan memperhatikan objek dari kelas tertentu, untuk mengalami kegembiraan emosional dari kualitas tertentu setelaH Mempersepsikan sebuah objek, dan untuk bertindak sehubungan dengan cara tertentu, atau, setidaknya, mengalami dorongan untuk melakukan suatu Tindakan.

Adapun daftar naluri yang disampaikan Mcdougall di Outline of Psychology

  

4.      Pertempuran Behaviorisme

Dua psikolog terkenal dunia, Watson dan McDougall berada dalam kondisi saling bertentangan. Dimana :

  • McDougall mengatakan bahwa naluri adalah motivator dari semua perilaku hewan, termasuk manusia. Sedangkan Watson mengatakan bahwa naluri tidak ada pada tingkat manusia dan psikologi harus melepaskan diri dari istilah naluri tersebut.
  • Watson menolak pentingnya penguatan dalam pembelajaran, sedangkan McDougall percaya bahwasannya penguatan dalam bentuk pengurangan kebutuhan merupakan aspek penting dalam proses pembelajaran

 

E.    Neobehaviorisme

Dihasilkan dari behaviorisme yang dikombinasikan dengan positivisme logis.

Para ahli cenderung percaya beberapa hal tersebut terkait neobehaviorisme :

1.      Teori yang digunakan harus dengan cara yang dituntut dengan positivisme logis.

2.      Semua istilah teoritis harus didefinisikan secara operasional.

3.      Hewan harus dijadikan subjek penelitian karena dua alasan yaitu

·        Variabel relavan yang lebih mudah dikendalikan

·        Proses presepsi dan pembelajaran yang terjadi pada hewan dapat diperoleh informasi, yang dapat digeneralisasikan terhadap manusia

4.      Proses pembelajaran merupakan hal yang terpenting karena ini adalah mekanisme utama dimana organisme menyesuaikan diri dengan lingkungan yang berubah.

Tokoh Neobehaviorisme

a.     Edward Chace Tolman (1886-1959)

Tolman yakin bahwa proses kognitif berpengaruh dalam menentukan perilaku, maka darii itu ia menjelaskan peristiwa kognitis sebagai variabel interventing.

Variabel interventing ini adalah variabel yang meniginterversi antara peristiwa lingkungan dan prilaku. Dengan memperkenalkan variabel interventing inii, Tolman membawa teori ilmiah abstrak kedalam psikologi

b.     Clark Leonard Hull (1884–1952)

Hull menciptakan sebuah mesin yang secara otomatis dapat menghitung hubungan antar skor test

  • Teori Deduktif Hypothetico Hull

Hull mencoba menerapkan teori ilmiah yan komrehesif dalam mempelajari pembelajaran dan menciptakan teori yang sangat kompleks, yaitu teori deduktif

  • Teori Hull secara umum.

Hull menggunakan definisi operasional, hull berusaha menunjukkan bagaimana sejumlah peristiwa internal berinteraksi untuk menyebabkan perilaku terbuka. Teorinya         mencerminkan pengaruh Darwin, Woodworth, Watson, dan positivisme logis.

  • Pengaruh Hull

Jurnal Psikologi Eksperimental dan Jurnal Psikologi Komparatif dan  Fisiologis mengacu         pada beberapa aspek teori Hull. Jurnal tersebut merupakan salah satu jurnal yang sangat dihormati.

c.      Edwin Ray Guthrie (1886-1959)

Merupakan tokoh yang percaya bahwa semua fenomena pembelajaran dapat dijelaskan hanya dengan menggunakan salah satu hukum asosiasi Aristoteles, yaitu hukum kedekatan

  • Konsep teoritis utama

Nah konsep ini terdiri atas beberapa bagian yaitu :

  • The one law of learnung
  • One trial learning
  • Sifat penguatan
  • Melupakan
  • Melanggar kebiasaan
  • Hukuman
  • Drive dan niat
  • Teori formalisasi Guthrie

Karena Guthrie dalam menyampaikan materinya menggunakan suatu yang umum, maka terjadilah proses memformalkan oleh Voeks (1954), William Kaye Estes (1950).

d.     Burrhus Frederic Skinner (1904–1990)

Behaviorisme versi skinner bertentangan dengan positivisme logis karena bersifat antitheoretik

  • Positivisme Skinner

Skinner menghindari masalah kompleks dalam menetapkan sebab-akibat dalam perilaku manusia. Sejauh menyangkut teori, Skinner adalah seorang positivis, bukan positivis logis

  • Analisis Fungsional Perilaku

Skinner menyangkal adanya alam peristiwa sadar yang terpisah. Dia percaya bahwa apa yang kita sebut peristiwa mental hanyalah label verbal yang diberikan untuk proses tubuh tertentu

  • Perilaku Operan

Skinner menyebutnya perilaku operan karena beroperasi pada lingkungan  yang sedemikian rupa sehingga menghasilkan konsekuensi. Tidak seperti perilaku  responden, yang dipicu oleh stimulasi yang diketahui, perilaku operan sederhananya dipancarkan oleh organisme

  • Penguatan

Konsep penguatan dalam pengkondisian operan ini mempunyai peranan yang paling penting (kunci) dalam teori Skinner. Dalam teorinya, Skinner mengatakan bahwa komponen belajar terdiri dari stimulus, penguatan (reinforcement) dan respon

  • Pentingnya Lingkungan

Skinner merasa lingkungan penting karena berhubungan dengan tingkah laku. Penguatan yang diberikan lingkungan menentukan perilaku mana yang diperkuat dan mana yang tidak. Mengubah lingkungan dapat mengubah perilaku.

  • Kontrol Positif atas Perilaku

Penguatan dapat memperkuat perilaku, tetapi hukuman tidak dapat melemahkan perilaku. Skinner  mendesak agar perilaku dimodifikasi secara positif melalui kontinjensi penguatan, bukan secara negatif melalui hukuman. Karena hukuman hanya akan memperkuat penghukum.

  • Penghargaan untuk Skinner

10 Agustus 1990, APA menghadiahkan Skinner dengan Lifetime Contribution to Psychology Award yang belum pernah terjadi sebelumnya atas kontribusi nya dalam perilaku

  • Sikap Skinner Terhadap Teori

Skinner menerima operasionalisme tetapi menolak aspek teoretis positivisme logis.pendekatan Skinner tentang lingkungan dan perilaku terkadang dianggap sebagai a behaviorisme deskriptif. Ia juga  menentang penjelasan fisiologis dan mentalistik tentang perilaku dan menentang teori abstrak seperti Tolman dan Hull. Menurut skinner saat mencoba suatu hal dan mengarah ke suatu hasil yang berguna ia akan bertahan dan jika mengarah ke hal buntu ia akan berhenti dan mencari cara lain.

  • Penerapan Prinsip Skinner

"Ubah kontinjensi penguatan dan ubah perilaku". Skinner dan pengikutnya menerapkan prinsip ini dalam solusi masalah praktis. Dalam pendidikan skinner  mengembangkan teknik 'pembelajaran terprogram'. skinner juga menerapkan prinsip modifikasi perilaku untuk membantu individu dengan masalahnya. terapi perilaku mengasumsikan bahwa orang mempelajari perilaku abnormal dengan cara yang sama seperti mereka mempelajari perilaku normal

e.      Behaviorisme today

·        Pengaruh behaviorisme Tolman, dengan penekanannya dalam perilaku bertujuan dan prilaku mental berpengaruh pada psikologi kognitif saat ini.

·        Pengaruh Skinner, terdapat dalam bukunya pada tahun 1974 Skinner menulis About Behaviorism, ia mencoba memperbaiki 20 kesalah pahaman mengenai behaviorisme.

Satu warisan utama behaviorisme dan neobehaviorisme masih menjadi ciri psikologi. Umumnya psikolog pada saat ini setuju bahwa subjek bagian psikologi adalah prilaku terbuka. Psikologi kognitif saat ini sangat populer, para psikolog mempelajari peristiwa kognitif menggunakan prilaku untuk mengindeks peristiwa tersebut. Dimana kenbanyakan psikolog eksperimental saat ini adalah behavioris.



ANNISA MELATI PUTRI WIJAYA 

2110322021 / PSIKOLOGI B 

 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengantar dan Klasifikasi Bidang Psikologi

Gangguan Psikologis

Pengaruh Darwin dan Tumbuhnya Tes Mental