Perkembangan Awal dalam Fisiologi dan Tumbuhnya Psikologi Eksperimen

 

Perkembangan Awal dalam Fisiologi dan Tumbuhnya Psikologi Eksperimen

 

ANNISA MELATI PUTRI WIJAYA

2110322021

 

Hai haloo!! Yuk Belajar!!

 

Objective and Subjective Differences

  • Individual Differences (Friedrich Bessel)(1784-1846)

Menyatakan bahwa manusia punya perbedaan antara satu dan lainnya. Yang dimana yg pada saat ini difokuskan pada "reaction time". Intinya dalam melakukan pengamatan, Bessel menjelaskan bahwa kita juga harus memperhatikan si observer nya

 

Discrepancy and Reality

  • Menurut newton warna putih sebenarnya bisa mematulkan banyak warna, tetapi yang kita lihat hanya warna putih
  • Menurut Van Musschenbroek, warna yang kita lihat adalah abu-abu padahal sebenarnya ada representasi warna kuning dan biru didalamnya.

 

A.    PENGERTIAN FISIOLOGI

Mempelajari terkait sifat saraf, konduksi saraf, perilaku reflektif, persepsi sensorik, fungsi otak dan juga hubungan sistematis antara stimulasi sensorik dan sensasi.

 

B.    TOKOH TOKOH FISIOLOGI

1.      Johannes Muller (1801-1858)

·       Adequate Stimulation

Ia berpendapat bahwa saraf kita sensitif terhadap stimulus tertentu, misal saraf pada mata hanya akan aktif ketika ada stimulus berupa cahaya

·       Kesadaran, Sensasi, dan Kenyataan

Ketika ingin memahami tentang sensasi, kita juga harus memahami tentang sistem saraf dan Muller juga menemukan bahwa sistem saraf juga mirip dengan 12 fungsi yang disampaikan oleh Kant

   

 

2.      Hermann Von Helmholtz (1821-1894)

·       Melawan Vitalism

Ia berpendapat bahwa kita bisa memandang manusia layaknya kita memandang benda lain didunia ini

·       Hukum Kekekalan Energi

Energi bukan sesuatu yang bisa diciptakan atau musnah tetapi akan terus bertransformasi

·       Theory of Perception

Pengalaman masa lampau dari para observer adalah hal yang dapat mengubah sensasi menjadi persepsi.

·       Rate of Nerve Conduction  (pergerakan syaraf)

Helmholtz meneliti terkait motorik, dimana ia menyimpulkan jika suatu stimulus semakin dekat dg otot maka akan semakin cept jalannya stimulus yang disampaikan tersebut responnya.

·       Theory of color vision

Dia menyatakan bahwa indra kita punya 3 reseptor warna, yaitu merah, hijau, biru. Kesimpulan ini ditarik dari eksperimennya dengan melibatkan orang-orang yang memiliki masalah dalam melihat warna

·       Theory of auditory preception

Ia menjelaskan bahwa telinga itu bukan hanya ssebuat reseptor tunggal, tetapi merupakan reseseptor yang sangat kompleks dari reseptor lainnya. Ia juga menerangkan bahwa dari ratusan tipe serabut saraf, mulai dari yang paling Panjang sampai ke yang paling pendek frekuensinya.

 

3.      Ewald Hering (1834-1918)

·       Theory of Color Vision

Hering juga berpendapat bahwa kita punya 3 reseptor warta, tetapi jika menurut helmholtz, reseptor warna kita hanya senstif thd warna, sdgkan menurut hering tiap" reseptor warna memiliki pasangan warnanya, seperti merah dan hijau, hitam dan putih, dan sebagainya.

·       Space Perception

Ia menyimpulkan bahwa retina kita memiliki kemampuan bawaan seperti menentukan kedalaman, ketinggian, dan sebagainya

 

4.      Franz Joseph Gall (1758-1828)

Menurut gall ketika otak digunakan terus menerus makan akan ada benjolan pada bagian tengkoraknya, tetapi jika suatu otak jarang digunakan, makan akan terjadi lekukan pada otak bagian yang tidak aktif digunakan itu.

 

5.      Pierre Flourens (1794-1867)

Dia melakukan pembelahan pada otak hewan dalam eksperimennya, dengan mengangkat satu bagian otak dan melihat  apa responnya terhadap hewan tersebut

 

6.      Paul Broca (1824-1880)

Broca membandingkan otak-otak manusia, seperti otak antara laki-laki dan perempuan, otak ras putih dan ras hitam, dan sebagainya. Sehingga ia menarik kesimpulan bahwa semakin besar volume otak manusia, maka manusia tersebut semakin cerdas.  Broca juga menjelaskan bahwa ada bagian otak yg mempengaruhi bahasa dan juga ia menyimpulkan bahwa seseorang yang sulit berbahasa belum tentu tidak bisa mengerti bahasa.

 

C.    PERKEMBANGAN PSIKOLOGI EKSPERIMENTAL

1.      Ernst Hainrich Weber (1795-1878)

·       Memiliki ketertarikan di sensasi sentuhan dan kinestetik (sensasi otot)

·       Menurutnya, sensasi dari sentuhan itu  include sensasi tekanan, temperatur, dan rasa sakit

·       Two point treshold (dua titik ambang batas)

Dia mencoba menyampaikan bahwa bagaimana kita mendeteksi rangsangan di area yang berdekatan dan menjelaskan ttg jarak minimal yang bisa membuat kita mendeteksi bahwa ada 2 stimulus berbeda diarea yg hadir bersamaan

·       JND (Justice Noticeable Difference)atau disebut juga "Hukum Weber"

Melihat bagaimana kita menentukan adanya perbedaan stimulus yang dapat kita deteksi. Seperti angka minimal yang membuat kita bisa membedakan bahwa ada dua stimulus berbeda diwaktu yang berbeda. Seperti terkait berat 500gr dan 505gr dan sebagainya

 

2.      Gustav Theodor Fechner (1801-1887)

Dia mencoba u/ mengembangkan teori JND dari Weber dengan menambahkan intesitas stimulus. Ia menjelaskan bahwa kita harus menambah intensitas suatu stimulus agar kita bisa memgetahui bahwa adanya stimulus baru yang berbeda dari stimulus awal.

·       Psikofisika

Merupakan studi tentang hubungan antara fisik dan peristiwa psikologi

·       Panpsychism

Fechner sangat percaya bahwa adanya proses berpikir dan juga mind, jadi menurutnya bahwa pengalaman fisik tidak dapat dipisahkan dari mind

·       Absolute threshold Merupakan intensitas minimal yang bisa dideteksi oleh stimulus

·       Differential Threshold

Ia menggunakan 3 metode yaitu

§  Limit, dia melakukan eksperimen pada kelompok dg menentukan perbedaan stimulus 1 dan 2

§  Constant stimuli, dia menyuruh menentukan perbedaan stimulus tsb (lbh besar, kecil, atau samaa)

§  Adjusment, lebih disuruh menentukan cara agar satu stimulus dan stimulus lainnya berbeda.


 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengantar dan Klasifikasi Bidang Psikologi

Gangguan Psikologis

Pengaruh Darwin dan Tumbuhnya Tes Mental