Rasionalisme

 

Rasionalisme

 

Annisa Melati Puri Wijaya

2110322021


Hai gais! Yuk belajar tentang rasionalisme dan siapa sih tokoh terkait rasionalisme? Yuk gass bahas

 

A.     Pengertian

Para empirisme memang menekankan bahwa kita dikendalikan oleh keadaan eksternal.tetapi menurut para rasionalis kita memang dipengaruhi o/ lingkungan eksternal tetapi tidak secara total ada juga pengaruh potensi bawaan, seperti innate , akal, dan sebagainya.

Menurut para rasionalis, mind sudah ada sejak awal yg memberikan sesuatu pada "sensory experience"

Menurut para rasionalis proses  berpikir  itu "top down" sedangkan para empirisme menggunakan pemrosesan "button up".

 

Buttom up : mengumpulkan pengalaman sensoris yang akhirnya di up ke otak atau pikiran kita.

Top down : kita sudah punya pikiran, akal, dsb yang nantinya akan menanggapi berbagai rangsangan yg datang pada tubuh kita.

 

B.      Tokoh-Tokoh

1.      Baruch Spinoza (1632-1677)

·        Tuhan, alam, dan pikiran adalah hal yang tidak  terpisahkan

·        Penting adanya moral dan etika, dimanadijelaskan bahwa manusia bisa mencapai kesenangan dengan mengikuti aturan moral.

·        Mind and body relationship

Pikiran dan body tidak dapat dipishkan, seperti mata uang logam. Kebahagiaan atau kenyamanan menurut Spinoza, dapat terjadi ketika tau apa tujuan dari hal yang kita lakukan, begitu juga sebaliknya ketika  kita tidak tau apa tujuan dari yang kita lakukan maka kita akan merasakan pain.

  • Spinoza juga menggabungkan fisiologi dan psikologi dalam satu sistem karena emosi dan pikiran dapat mempengaruhi tubuh kita

2.      Gottfried Wilhelm  Von Leibniz )1646-1716)

·        Dia bertentangan dengan locke terkait tabula rasa

·        Monadology

Monad ini bisa kita sebut sebagai "unit of organisme". Ia berpendapat bahwa monad tidak sepenuhnya dipengaruhi oleh lingkungan. Menurut Leibniz, manusia akan berkembang dengan baik ketika kita bisa mengaktualisasikan potensi yang kita miliki.

  • Mind and Body Relationship 

Leibniz percaya bahwa segala sesuatu telah diatu oleh Tuhan yang tidak saling mempengaruhi satu sama lain. Mereka lebih bekerja satu sama lain

  • Conscious and unconscious perception

Dia menggunakan istilah perception dan apperception.

Disini juga dijelaskan terkait threshold yg merupakan ambang batas kita terhadap sesuatu agar dapat terdeteksi.


3.      Thomas Reid (1710-1796)

Reid sangat percaya akan  innate (bawaan) yang ada sebelum kita lahir

  • Common sense

Disini  dijelaskan bahwa karena keyakinan semua manusia terhadap keberadaan realiatas fisik maka dapat diyakini bahwa realitas itu ada

  • Direct realism

Disini Reid percaya bahwasannya dunia ini seperti apa yang langsung kita alami.  Disini ditekankan bahwa Reid tidak setuju bahwa kesadaran dibentuk oleh suatu sensasi

  • Faculty Psychology

Reid menjelaskan bahwa kita memiliki mind yang terbagi atas beberapa hal dan  masing-masing proses yang ada di otak kita memiliki perbedaan


4.      Immanuel Kant (1724-1804)

·        Categories of thougt

Kant tidak mengabaikan terkait kepentingan dari sensory data. Tetapi, Kant berpikir bahwa "mind" harus menambahkan sesuatu ke data tersebut sebelum ilmu tersebut didapat. Pengalaman yang kita dapat akan di modifikasi dengan konsep yang sudah kita milikidi "mind" yang kita punya untuk menjadi lebih bermakna.

  • Cause of mental experience

Bagi Kant, ada lebih banyak lagi kognisi selain kesan indra, ide, dan kombinasi yang merupakan pemikiran Hume. Kant percaya bahwa kesan sensorik kita selalu terstruktur oleh kategori pikiran. Ia juga menambahkan bahwa pikiran menetapkan hukum alam.


5.      Georg Wilhelm Friedrich Hegel (1770-1831)

·        The Absolute (Yang Mutlak)

Dia percaya bahwa alam semesta ini adalah satu kesatuan yang disebutnya "Yang Mutlak". Hegel juga menyamakan Tuhan dengan Yang mutlak.

  • Dialectic Process

Menekankan kenapa kita harus mempelajari teori sebelumnya, karena Hegel berpendapat bahwa satu teori berkesinambungan dengan teori lainnya.


6.      Johann Friedrich Herbart  (1776-1841)

·        Psychology as Science

Dia percaya bahwa psikologi adalah ilmu tetapi menurutnya psikologi tidak termasuk kedalam ilmu eksperimental.

  • Psychic Mechanics

Mengatakan bahwa ada threshold dan semua ide yang memenuhi threshold itu bisa masuk kedalam consciousness.The Apperceptive Mass

Disini Herbart menjelaskan bahwa suatu hal yang "compatible" akan lebih mudah masuk ke "consciusness" dari pada hal yang tidak compatible. Compatible maksudnya disini adalah hal yang familiar terhadap diri kita. Sedangkan jika suatu hal itu tidak compatible, bukan berarti hal tersebut akan hilang dari kita tetapi hal tersebut ditekan sehingga berada dialam bawah sadar kita.

 

C.      Educational Psychology

1.      Review materi yang sudah dipelajari

2.      Persiapkan  siswa untuk materi yang akan dipelajari dengan memberikan "overview" darimateri yang akan dipelajari

3.      Menjelaskan materi baru tersebut

4.      Menjelaskan kesinabungan materi yang akan dipelajari dengan materi yang sudah dipelajari

5.      Memperlihatkan aplikasi dari materi yang akan di pelajari dan memberikan "overview" untuk materi selanjutnya 


Itu tadi materi kita terkait rasionalisme, semoga bermanfaat

Stay safe semuaa



 

 

Komentar